Ditinjau secara medis oleh dr. Kusmayati Maya (Co-founder & Chief Medical Officer Skinex Clinic, STR EP00000515384592, lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti). Diperbarui 23 Oktober 2026.
Mounjaro vs Ozempic: Mounjaro (tirzepatide) bekerja pada dua reseptor, GIP dan GLP-1, sedangkan Ozempic dan Wegovy (semaglutide) hanya pada GLP-1. Dalam uji head-to-head SURMOUNT-5, tirzepatide menurunkan berat badan rata-rata 20,2% dibanding 13,7% dengan semaglutide dalam 72 minggu. Namun pilihan terbaik tetap keputusan medis yang bergantung pada kondisimu. Artikel ini membandingkan ketiganya secara berdampingan: zat aktif, indikasi BPOM, dosis, hasil uji klinis, efek samping, dan bukti perlindungan jantung.
Ringkasan cepat Mounjaro vs Ozempic vs Wegovy:
- Zat aktif: Mounjaro berisi tirzepatide (Eli Lilly). Ozempic dan Wegovy sama-sama berisi semaglutide (Novo Nordisk), dengan dosis dan indikasi berbeda.
- Mekanisme: tirzepatide adalah agonis ganda GIP/GLP-1. Semaglutide adalah agonis GLP-1 tunggal.
- Indikasi di Indonesia: Wegovy disetujui BPOM untuk manajemen berat badan (Juni 2024). Ozempic untuk diabetes tipe 2. Tirzepatide untuk diabetes tipe 2 (Februari 2026) dan manajemen berat badan (Juli 2026).
- Head-to-head SURMOUNT-5: 751 orang dewasa obesitas tanpa diabetes, turun 20,2% (tirzepatide) vs 13,7% (semaglutide) pada minggu ke-72.
- Lingkar pinggang: berkurang 18,4 cm (tirzepatide) vs 13,0 cm (semaglutide) di SURMOUNT-5.
- Bukti jantung: semaglutide 2,4 mg menurunkan risiko kejadian kardiovaskular mayor 20% pada uji SELECT. Tirzepatide terbukti non-inferior terhadap dulaglutide pada uji SURPASS-CVOT.
- Status: ketiganya obat keras, wajib resep dan pemantauan dokter.
Apa perbedaan Mounjaro, Ozempic dan Wegovy?
Perbedaan utamanya ada pada zat aktif dan indikasi. Ozempic dan Wegovy berisi zat aktif yang sama, yaitu semaglutide, tetapi Wegovy memakai dosis lebih tinggi (hingga 2,4 mg) dan khusus untuk berat badan. Mounjaro berisi tirzepatide, molekul berbeda yang mengaktifkan reseptor GIP sekaligus GLP-1.
Ketiganya disuntikkan di bawah kulit sekali seminggu, dimulai dari dosis rendah lalu dinaikkan bertahap untuk mengurangi mual. Ketiganya juga bekerja dengan cara yang mirip: memperlambat pengosongan lambung, menambah rasa kenyang, dan membantu mengatur gula darah. Jika kamu ingin memahami Mounjaro lebih dulu secara menyeluruh, baca panduan Mounjaro (tirzepatide) di Indonesia.
Tabel perbandingan Mounjaro vs Ozempic vs Wegovy
Tabel berikut merangkum perbedaan ketiga obat berdasarkan label resmi, status BPOM, dan uji klinis fase 3. Angka penurunan berat badan berasal dari penelitian yang berbeda-beda, sehingga perbandingan langsung yang paling adil tetap uji head-to-head SURMOUNT-5 yang dibahas di bagian berikutnya.
| Aspek | Mounjaro | Ozempic | Wegovy |
|---|---|---|---|
| Zat aktif | Tirzepatide | Semaglutide | Semaglutide |
| Mekanisme | Agonis ganda reseptor GIP dan GLP-1 | Agonis reseptor GLP-1 | Agonis reseptor GLP-1 |
| Produsen | Eli Lilly | Novo Nordisk | Novo Nordisk |
| Indikasi BPOM | Diabetes tipe 2 (Feb 2026), manajemen berat badan (Jul 2026) | Diabetes tipe 2 (pemakaian untuk berat badan bersifat off-label) | Manajemen berat badan (Jun 2024), diperluas 2025 untuk remaja 12 tahun ke atas dan penurunan risiko kardiovaskular |
| Dosis mingguan | Mulai 2,5 mg, naik 2,5 mg tiap minimal 4 minggu, pemeliharaan 5, 10 atau 15 mg | Mulai 0,25 mg, naik bertahap ke 0,5 mg lalu 1 mg (hingga 2 mg sesuai label yang berlaku) | Mulai 0,25 mg, naik tiap 4 minggu (0,5, 1, 1,7 mg) hingga pemeliharaan 2,4 mg |
| Hasil penurunan BB di uji klinis | SURMOUNT-1: turun 15,0% hingga 20,9% dalam 72 minggu (vs 3,1% plasebo) | Tidak diuji sebagai obat obesitas. Di SURPASS-2 (diabetes), semaglutide 1 mg kalah 1,9 hingga 5,5 kg dari tirzepatide | STEP 1: turun 14,9% dalam 68 minggu (vs 2,4% plasebo). STEP 6 Asia Timur: turun 13,2% |
| Efek samping utama | Mual, diare, muntah, sembelit, terutama saat titrasi | Mual, diare, muntah, sembelit | Mual, diare, muntah, sembelit |
| Bukti kardiovaskular | SURPASS-CVOT: non-inferior terhadap dulaglutide pada diabetes tipe 2 dengan penyakit jantung (HR 0,92) | SUSTAIN-6: risiko kejadian kardiovaskular mayor turun (HR 0,74) pada diabetes tipe 2 risiko tinggi | SELECT: risiko kejadian kardiovaskular mayor turun 20% (HR 0,80) pada obesitas dengan penyakit jantung tanpa diabetes |
Ketiga obat memiliki kontraindikasi yang sama pada orang dengan riwayat pribadi atau keluarga kanker tiroid meduler (MTC) dan sindrom MEN2, serta tidak boleh dipakai saat hamil.
Apa hasil uji SURMOUNT-5, tirzepatide vs semaglutide secara langsung?
SURMOUNT-5 adalah uji fase 3b pertama yang membandingkan tirzepatide dan semaglutide secara langsung pada 751 orang dewasa obesitas tanpa diabetes. Setelah 72 minggu, berat badan turun rata-rata 20,2% dengan tirzepatide (10 atau 15 mg) dibanding 13,7% dengan semaglutide (1,7 atau 2,4 mg). Perbedaannya bermakna secara statistik.
Detail penting dari SURMOUNT-5:
- Desain: peserta diacak 1:1 dan menerima dosis tertinggi yang bisa mereka toleransi dari masing-masing obat, disuntik sekali seminggu.
- Lingkar pinggang: berkurang 18,4 cm pada tirzepatide dan 13,0 cm pada semaglutide.
- Target penurunan: peserta tirzepatide lebih mungkin mencapai penurunan minimal 10%, 15%, 20% dan 25% berat badan.
- Efek samping: pada kedua kelompok yang tersering adalah keluhan pencernaan, sebagian besar ringan hingga sedang dan muncul saat dosis dinaikkan.
Cara membaca hasil ini dengan jujur: uji ini bersifat open-label (peserta tahu obat yang dipakai) dan didanai oleh Eli Lilly, produsen tirzepatide. Dosis semaglutide yang dipakai setara Wegovy, bukan Ozempic. Hasilnya kuat untuk rata-rata kelompok, tetapi tidak menjamin setiap orang akan turun lebih banyak dengan tirzepatide.
Mounjaro vs Ozempic untuk diabetes tipe 2, mana yang lebih menurunkan gula darah?
Pada uji SURPASS-2 yang melibatkan 1.879 penderita diabetes tipe 2, tirzepatide 5, 10 dan 15 mg menurunkan HbA1c sebesar 2,01 hingga 2,30 poin persen, dibanding 1,86 poin dengan semaglutide 1 mg selama 40 minggu. Tirzepatide juga menurunkan berat badan 1,9 kg hingga 5,5 kg lebih banyak, tergantung dosis.
Frekuensi efek samping pencernaan pada SURPASS-2 relatif mirip: mual 17% hingga 22% pada tirzepatide dan 18% pada semaglutide, diare 13% hingga 16% dan 12%, muntah 6% hingga 10% dan 8%. Pada penderita diabetes yang juga memakai insulin atau sulfonilurea, kedua obat memerlukan penyesuaian dosis obat diabetes lain untuk mencegah hipoglikemia. Penjelasan khusus tentang Ozempic ada di halaman Ozempic di Skinex Bintaro.
Mounjaro vs Wegovy, mana yang lebih baik untuk menurunkan berat badan?
Untuk penurunan berat badan murni, data saat ini menunjukkan tirzepatide unggul. Di SURMOUNT-5, tirzepatide menghasilkan penurunan 20,2% dibanding 13,7% dengan semaglutide dosis Wegovy. Namun Wegovy memiliki keunggulan lain: bukti penurunan risiko serangan jantung dan stroke dari uji SELECT, serta indikasi BPOM yang lebih luas, termasuk untuk remaja.
Data populasi Asia juga sejalan. Pada uji STEP 6 di Jepang dan Korea Selatan, semaglutide 2,4 mg menurunkan berat badan 13,2% dalam 68 minggu. Pada uji SURMOUNT-J di Jepang, selisih penurunan tirzepatide terhadap plasebo mencapai 16,1% (10 mg) dan 21,1% (15 mg) dalam 72 minggu. Karena desain dan populasi kedua uji berbeda, angka ini tidak bisa dibandingkan satu lawan satu, tetapi arah hasilnya konsisten dengan SURMOUNT-5.
Kalau kamu sedang mempertimbangkan Wegovy, informasi program dan skriningnya ada di halaman Wegovy di Skinex Bintaro.
Mana yang lebih baik untuk jantung?
Saat ini semaglutide memiliki bukti kardiovaskular yang paling kuat untuk orang dengan obesitas. Uji SELECT pada 17.604 orang dengan penyakit jantung dan IMT 27 atau lebih tanpa diabetes menunjukkan semaglutide 2,4 mg menurunkan risiko kematian kardiovaskular, serangan jantung dan stroke sebesar 20% dibanding plasebo.
Untuk tirzepatide, uji SURPASS-CVOT pada 13.299 penderita diabetes tipe 2 dengan penyakit jantung aterosklerotik menunjukkan tirzepatide non-inferior (tidak kalah) dibanding dulaglutide, obat GLP-1 yang sudah terbukti melindungi jantung. Kejadian kardiovaskular mayor terjadi pada 12,2% kelompok tirzepatide dan 13,1% kelompok dulaglutide, tetapi perbedaan ini belum memenuhi kriteria keunggulan statistik.
Jadi, untuk seseorang dengan riwayat serangan jantung atau stroke, bukti SELECT sering menjadi pertimbangan penting. Untuk penderita diabetes tipe 2 berisiko tinggi, semaglutide juga memiliki data SUSTAIN-6 (HR 0,74). Keputusan akhir tetap disesuaikan dengan profil risikomu oleh dokter.
Bagaimana dokter menentukan pilihan yang tepat?
Memilih antara Mounjaro, Ozempic dan Wegovy adalah keputusan medis, bukan sekadar memilih obat dengan angka penurunan terbesar. Dokter menimbang tujuan terapi, penyakit penyerta, riwayat kesehatan, toleransi efek samping, obat lain yang kamu minum, serta indikasi resmi yang disetujui BPOM, lalu menyesuaikannya secara individual.
- Penyakit penyerta: riwayat penyakit jantung, diabetes tipe 2, penyakit ginjal, perlemakan hati, atau sleep apnea memengaruhi obat mana yang buktinya paling relevan.
- Toleransi: sebagian orang lebih nyaman dengan satu obat dibanding yang lain. Dosis selalu dinaikkan perlahan dan bisa ditahan bila mual mengganggu.
- Riwayat kesehatan: riwayat MTC atau MEN2 adalah kontraindikasi untuk ketiganya. Riwayat pankreatitis, batu empedu, dan retinopati diabetik perlu pertimbangan khusus.
- Kontrasepsi: label tirzepatide secara khusus menganjurkan pengguna pil KB beralih ke kontrasepsi non-oral atau menambah metode penghalang selama 4 minggu setelah mulai dan setelah setiap kenaikan dosis.
- Indikasi resmi: di Indonesia, pemakaian Ozempic untuk berat badan bersifat off-label, sedangkan Wegovy dan tirzepatide memiliki indikasi manajemen berat badan.
- Rencana jangka panjang: berat badan cenderung naik kembali bila obat apa pun dihentikan tanpa strategi pemeliharaan.
Satu hal yang sama untuk ketiganya: obat keras ini wajib diresepkan dan dipantau dokter. Jangan membeli secara online tanpa resep, karena produk palsu atau racikan tidak terdaftar banyak beredar. Kamu bisa membaca rincian keluhan yang mungkin muncul di artikel efek samping Wegovy dan Ozempic, dan gambaran umum pilihan medis di panduan suntik kurus Bintaro.
Pertanyaan yang Sering Diajukan tentang Mounjaro vs Ozempic vs Wegovy
Mana yang lebih bagus, Mounjaro atau Ozempic?
Untuk penurunan berat badan dan kontrol gula darah, data uji SURPASS-2 dan SURMOUNT-5 menunjukkan tirzepatide (Mounjaro) memberi hasil rata-rata lebih besar. Namun semaglutide memiliki bukti kardiovaskular yang lebih panjang. “Lebih bagus” bergantung pada kondisi medismu, sehingga perlu diputuskan bersama dokter.
Apakah Ozempic dan Wegovy itu obat yang sama?
Zat aktifnya sama, yaitu semaglutide dari Novo Nordisk. Bedanya ada pada dosis dan indikasi: Ozempic untuk diabetes tipe 2 dengan dosis hingga 1 atau 2 mg, sedangkan Wegovy untuk manajemen berat badan dengan dosis pemeliharaan 2,4 mg.
Apakah tirzepatide lebih banyak efek sampingnya daripada semaglutide?
Pola efek sampingnya mirip, didominasi mual, diare, muntah dan sembelit yang umumnya ringan hingga sedang saat dosis dinaikkan. Pada SURPASS-2, angka mual adalah 17% hingga 22% pada tirzepatide dan 18% pada semaglutide. Toleransi tiap orang berbeda, sehingga dokter menyesuaikan kecepatan titrasi.
Bolehkah ganti dari Ozempic atau Wegovy ke Mounjaro?
Peralihan obat bisa dipertimbangkan, tetapi harus diatur dokter, termasuk dosis awal tirzepatide dan waktu penghentian semaglutide. Label tirzepatide tidak merekomendasikan pemakaian bersamaan dengan obat GLP-1 lain, jadi jangan pernah menggabungkan keduanya sendiri.
Apakah Ozempic boleh dipakai untuk diet?
Di Indonesia, indikasi resmi Ozempic adalah diabetes tipe 2, sehingga pemakaiannya untuk berat badan bersifat off-label. Untuk manajemen berat badan, BPOM telah menyetujui Wegovy dan tirzepatide, dengan syarat skrining dan resep dokter.
Mana yang lebih cocok untuk orang Asia?
Kedua zat aktif sudah diuji pada populasi Asia Timur. Semaglutide 2,4 mg menurunkan berat badan 13,2% pada STEP 6, dan tirzepatide menunjukkan selisih 16,1% hingga 21,1% terhadap plasebo pada SURMOUNT-J. Belum ada uji khusus populasi Indonesia, sehingga dokter tetap menilai secara individual.
Apakah berat badan naik lagi setelah berhenti?
Ya, cenderung naik bila obat dihentikan tanpa strategi pemeliharaan, dan ini berlaku untuk tirzepatide maupun semaglutide. Karena itu program yang baik selalu menyertakan perubahan pola makan, latihan kekuatan, dan rencana penghentian yang bertahap bersama dokter.
Referensi Ilmiah
- Aronne LJ, Horn DB, le Roux CW, et al. Tirzepatide as Compared with Semaglutide for the Treatment of Obesity. N Engl J Med. 2025;393(1):26-36. doi:10.1056/NEJMoa2416394
- Frías JP, Davies MJ, Rosenstock J, et al. Tirzepatide versus Semaglutide Once Weekly in Patients with Type 2 Diabetes. N Engl J Med. 2021;385(6):503-515. doi:10.1056/NEJMoa2107519
- Jastreboff AM, Aronne LJ, Ahmad NN, et al. Tirzepatide Once Weekly for the Treatment of Obesity. N Engl J Med. 2022;387(3):205-216. doi:10.1056/NEJMoa2206038
- Wilding JPH, Batterham RL, Calanna S, et al. Once-Weekly Semaglutide in Adults with Overweight or Obesity. N Engl J Med. 2021;384(11):989-1002. doi:10.1056/NEJMoa2032183
- Kadowaki T, Isendahl J, Khalid U, et al. Semaglutide once a week in adults with overweight or obesity, with or without type 2 diabetes in an east Asian population (STEP 6): a randomised, double-blind, double-dummy, placebo-controlled, phase 3a trial. Lancet Diabetes Endocrinol. 2022;10(3):193-206. doi:10.1016/S2213-8587(22)00008-0
- Kadowaki T, Kiyosue A, Shingaki T, et al. Efficacy and safety of once-weekly tirzepatide in Japanese patients with obesity disease (SURMOUNT-J): a multicentre, randomised, double-blind, placebo-controlled phase 3 trial. Lancet Diabetes Endocrinol. 2025;13(5):384-396. doi:10.1016/S2213-8587(24)00377-2
- Lincoff AM, Brown-Frandsen K, Colhoun HM, et al. Semaglutide and Cardiovascular Outcomes in Obesity without Diabetes. N Engl J Med. 2023;389(24):2221-2232. doi:10.1056/NEJMoa2307563
- Marso SP, Bain SC, Consoli A, et al. Semaglutide and Cardiovascular Outcomes in Patients with Type 2 Diabetes. N Engl J Med. 2016;375(19):1834-1844. doi:10.1056/NEJMoa1607141
- Nicholls SJ, Pavo I, Bhatt DL, et al. Cardiovascular Outcomes with Tirzepatide versus Dulaglutide in Type 2 Diabetes. N Engl J Med. 2025;393(24):2409-2420. doi:10.1056/NEJMoa2505928
- U.S. Food and Drug Administration. ZEPBOUND (tirzepatide) injection, Prescribing Information. Eli Lilly and Company; revisi 09/2025. accessdata.fda.gov. Status BPOM tirzepatide: siaran pers BPOM 2026.
Konsultasi Program Berat Badan di SkinexFit
Tidak ada satu obat yang “terbaik” untuk semua orang. Yang terbaik adalah pilihan yang sesuai dengan kondisi medis, tujuan, dan toleransimu, lalu dijalankan dengan pemantauan yang tepat. Di SkinexFit, program manajemen berat badan dari Skinex Clinic, setiap program dimulai dengan konsultasi dokter, pemeriksaan riwayat kesehatan, dan analisis komposisi tubuh dengan InBody.
Dari situ dokter akan menjelaskan apakah terapi inkretin seperti semaglutide atau tirzepatide sesuai untukmu, atau apakah pendekatan lain lebih tepat. Bila terapi obat dipilih, seluruhnya berjalan dengan resep, titrasi dosis yang dipantau, serta pendampingan nutrisi dan latihan untuk menjaga massa otot. Klinik kami berada di Ruko Althia Park AB-11, Graha Raya Bintaro, Tangerang Selatan. Informasi lokasi lain tersedia di halaman SkinexFit Bintaro dan SkinexFit Jakarta.
Jadwalkan konsultasi dokter melalui WhatsApp SkinexFit (0815-9998-032) untuk mendiskusikan pilihan yang aman dan realistis bagimu.












